Iya, saat semua kata harus terungkap dengan tangisan yang benar-benar
menyesakkan dada..
Harus bagaimana lagi ketika semua yang di rasa menuju keputusasaan?
Harus seperti apa lagi ketika semua orang tak ingin mendengarkan dan memahami?
haruskan aku menyalahkan orang lain? atau bahkan ini memang yang di takdirkan?
Harus bagaimana lagi ketika semua yang di rasa menuju keputusasaan?
Harus seperti apa lagi ketika semua orang tak ingin mendengarkan dan memahami?
haruskan aku menyalahkan orang lain? atau bahkan ini memang yang di takdirkan?