Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Mundur ... Aku Ingin sekali

Kembali lagi dengan tulisan dengan hati yang patah. Aku. Ingga. Disini mencoba untuk memberikan cinta yang tulus. Bukan cinta yang rakus. Aku ingin mencintai seseorang yang memang benar-benar pantas untuk menjaga hati. Aku tak banyak menuntut, aku tak banyak komplain dan aku ingin, aku tak pernah marah dan selalu bersabar. Aku mencoba melakukan hal itu semua, tetapi ada hal lain yang tak terpikirkan. Hatiku, Perasaanku. Bagaimana nasibnya? Aku juga pernah merasakan nyeri di ulu hati. Sesak di dada. Bahkan air mataku menetes dengan sendirinya. Aku harus bagaimana ketika aku menitipkan hatiku tetapi tak di jaga? Haruskah aku mengambilnya kembali? Aku benar-benar bosan. Aku lelah... Aku ingin mundur... dengan teratur... Purbalingga, 3 Oktober 2016

Antara Bertahan atau Pergi

Pada awalnya aku memutuskan untuk berada di sisinya hanya untuk sementara. Hingga tiba saat dimana aku mulai benar-benar menggadaikan hatiku kepada dia dan memutuskan untuk bertahan. sakit rasanya. Aku pikir aku sudah siap jatuh hati, ternyata sama sekali belum siap. Banyak hal yang perlu aku toleransi dan aku harus selalu mengerti dia, selalu. Dan pada akhirnya aku menjadi air. Ketika dia sedang menjadi api, aku akan menjadi air. Dan ketika aku menjadi api, dia tetap menjadi api dan pada akhirnya aku yang menjadi air, aku selalu mengalah. Sakit rasanya ketika aku masuk lebih dalam kehidupannya, banyak hal yang belum bisa aku pahami dan terima.  Saat ini aku ingin pergi, perlahan meninggalkan sisa perasaan yang ada. Pikirku, ketika aku perlahan meninggalkan maka hati tak akan terasa sakit. Tetapi ada saja hal yang membuatku bertahan ketika aku ingin pergi. Banyak hal yang membuatku memutuskan untuk pergi,. terutama restu orang tuanya dan agamanya. Tetapi entah bagaimana aku masi...

Kekecewaan yang menumpuk

Aku tak ingin menghancurkan persahabatan yang selama ini sudah terjaga. Aku tak ingin hanya karena 1 lelaki persahabatan ini hancur. Kekecewaan yang aku rasakan akhir-akhir ini semakin bertambah, dia tidak jujur dan banyak hal yang sekarang di tutupi, membiarkan aku tidak tahu menahu soal apapun.  Mungkin aku hanya cemburu saja melihat dia sekarang mempunyai sahabat baru, teman curhat baru. aku terabaikan. Aku mencoba berfikir seperti itu.. Mencoba mengerti dan menerima.. Tentang seorang laki-laki yang membuat dia tidak mengatakan kejujurannya kepadaku, laki-laki itu bernama Agris Al-Aziz. Laki-laki tampan dan cukup asyik untuk teman ngobrol, temen satu ekstrakulikuler, teman satu sekolah, teman dengan kesukaan yang sama, teman yang dulunya di sukai sama sahabatku Amanda. Teman yang apa adanya. Kini sahabatku Reza suka dengan dia. Aku tidak mengatakan aku tidak akrab dengan laki-laki itu, aku cukup akrab akhir-akhir ini karena kita mempunyai kesamaan dalam menyu...

Marah

Sudah lama aku tak menulis kisah disini.. Apakabar tempat keluh kesahku? kau baik? Aku ingin bercerita, ini bukan tentang AR lagi. Aku sudah melupakan perasaanku yang ada padanya.. Hanya kali ini aku ingin bercerita tentang sahabatku, sahabat dari masa SMA hingga saat ini.  Kemarin, beberapa minggu yang lalu ada sedikit masalah dalam persahabatan ini. Ada beberapa sikap dia yang membuatku benar-benar kehilangan kesabaranku. Aku akui, aku jarang marah kepada kawan baikku, kecuali dia sudah sering menyayat hatiku.. Kau tau hal apa yang membuat aku marah? ini memalukan untuk di ceritakan sebenarnya.. Aku di kenalkan dengan saudara laki-lakinya yang umurnya beda jauh denganku, dia berusia kepala 3 sedangkan aku baru 21 tahun. Aku sudah pernah mengatakan kepada kawanku kalau aku tak ingin dikenalkan, tapi kenyataannya dia memberikan kontakku kepada dia. Hal sepele memang, tapi menurutku ini sangat mengganggu. Aku takut karena menurut aku saudaranya itu arogan. .  Aku ...

Lelah

Saat lelah, membuat sesak didada Saat orang disekitar tak menyadari betapa tertekannya aku, bagaimana aku harus menyimpan masalah sendiri, dan beban yang ada dipundak.. Aku ingin teriak dan mengajak mereka untuk bekerja sama saling memikul beban, toh kita keluarga.. Ingin rasanya meninggalkan rumah, hidup mandiri tanpa menyandang beban keluarga. Aku lelah, sungguh 
Kalau memang tidak butuh tenaga saya, ya sudah jangan perpanjang kontrak saya. Anda tidak membantu sama sekali dengan kontrak saya. Apa ada seorang kabag yang tidak mengajukan kenaikan gaji anak buahnya??? Sikap anda terlalu kekanak-kanakan !!!!! Anda memang sudah cukup dewasa tapi anda tidak bisa dan tidak tahu bagaimana caranya bersikap. Saya sedikit muak!

Beban, Saya benci semuanya..

Terkadang saya ingin protes, mengapa orang tua saya tidak seperti orang tua kebanyakan yang memanjakan anaknya. Saya ingin protes mengapa saya harus bekerja keras terlebih dahulu untuk mendapatkan apa yang saya inginkan. Mengapa orang tua saya membebankan sebagian tanggung jawabnya kepada saya. Saya hanya tidak mengerti mengapa mereka melakukan itu. Sesekali terlintas dalam pikiran, saya harus meninggalkan mereka dan hidup sendiri entah dimana, mungkin di luar kota yang tidak bisa di temukan oleh orang-orang terdekat saya. Terbebani pasti, walaupun saya tahu masih banyak orang yang bebannya lebih berat dari saya. Saya tidak ingin bertemu dengan saudara-saudara yang ada di sana. Mereka terlalu rewel dengan urusan pribadi saya. Mungkin dengan waktu berjalan saya sudah malas untuk berbicara dengan mereka.  Saya ya saya.. Saya punya takdir yang berbeda dengan dia. Jangan pernah ikut campur ! Saya tidak suka kebisingan! 

......

Sebenarnya menghindar bukan pilihan yang baik untuk melupakan, hanya saja itu pilihan yang ada dan yang paling baik. Saat ini saya sudah bertahan untuk tidak bertemu dia. Saya memilih tidak bertemu dengan sahabat-sahabat saya hanya karena saya tidak ingin mengingat dia.. ini cara yang salah memang...
Mendengarkan musik untuk hari ini masih menjadi hal yang menyenangkan. Mengikuti liriknya dan selalu terbawa. Membayangkan betapa menyakitkannya dan betapa memalukannya kisah cinta seperti ini. Kisah cinta yang terjebak dalam kata FRIENDZONE. Susah memang jika berteman sudah terlalu nyaman dan seringkali salah prasangka dengan perhatiannya. Untukmu AR .. Aku masih sayang 11012016